Tugas Biografi Keisya Tennaya R/24/X MIA 1


Hati Selebar Samudra, Senyum Sehangat Mentari

Irbatur Rasikhah Fi’imilah gadis yang kerap disapa Irbah ini adalah teman SMP saya. Irbah lahir 17 September 2003 di Sleman. Dia merupakan anak pertama dari 5 bersaudara. Ayah irbah adalah seorang guru di SMP IT Hidayatullah. Sedangkan ibunya adalah seorang dokter gigi di PKU Muhamadiyah bantul.

Sejak kecil Irbah sudah dibekali dengan banyak ilmu agama. Lahir di keluarga dan lingkungan yang agamis, membuat Irbah menjadi sosok yang alim. Irbah mengeyam pendidikan SD di SD IT Hidayatullah. Lulus dari SD tersebut Irbah sudah hafal 2 juz al-qur’an. Prestasi yang bagus untuk anak seumuran nya.

irbah,baju putih
Setelah itu irbah melanjutkan SMP, di MTsN 6 Sleman dahulu bernama MTsN 1 Yogyakarta. Disinilah Irbah bertemu dengan saya. Ditempat inilah juga Irbah meluaskan hafalan al-qur’annya. Pertama kali saya bertemu dengan Irbah, terpancar aura positif darinya. Tak lama Irbah pun menjadi teman baik saya saat SMP.

Irbah adalah penghafal al-quran yang rajin. Irbah yang sudah hafal 2 juz melanjutkan hafalannya ke juz berikutnya. Setiap hari nya Irbah menyetor 1 halaman (terdiri dari 3 blok) hafalan al-qur’an, disaat anak yang lain macet-macet menyetor 1 blok. Irbah selalu datang tepat jam 6.30 untuk mengikuti takhasus, disaat anak yang lainnya datang ke sekolah jam 7 pagi.

Hafalan Irbah meningkat pesat, di penghujung kelas 7 Irbah Alhamdulillah sudah hafal 5 juz.  Padahal sekolah kami hanya mewajibkan satu juz untuk persyaratan naik kelas, ini saja banyak yang tidak memenuhi target hafalan. Naik ke kelas 8, Irbah sangat rajin menghafal al-qur’an. Dibimbing dengan pak anang, saat itu setiap hari nya irbah setor 2 halaman hafalan al-quran.

Akhir tahun kelas 8, Irbah sudah berhasil menghafal 10 juz al-qur’an. Di kelas 9 ini Irbah termasuk kami yang lainnya mulai disibukkan dengan persiapan menghadapi ujian nasional. Di kelas 9 ini, kami tidak diwajibkan mengikuti takhasus. Namun Irbah dan beberapa teman saya masih mengikuti takhasus.

Perjuangan irbah menghafal al-qur’an membuahkan hasil, Irbah lulus dengan hafal 15 juz. Prestasi yang sangat bagus untuk anak usia kami. Irbah berhasil menghafal al-qur’an 15 juz, padahal Irbah bukan anak boarding sekolah kami. Padahal irbah hanya mengikuti kegiatan menghafal al-qur’an di sekolah kami, sama seperti anak yang lain. 

Karena kerajinannya dan keuletannya Irbah berhasil memasuki step hidupnya ini. Irbah mendapat penghargaan dari sekolah karena hafalannya itu. Selama di SMP Irbah juga sering mengikuti banyak lomba hafalan al-qur'an, membaca al-qur'an, dan lomba keagamaan lainnya. Jelas saya sebagai teman nya sangat senang dengan prestasi Irbah ini.

Bagi saya Irbah bukan hanya anak yang rajin, pintar, santun, baik, dan tekun. Irbah adalah sahabat terbaik saya. Disaat banyak teman dan guru SMP yang tidak menyukai saya, irbah masih mau bermain dengan saya. Irbah menjadi salah satu alasan mengapa saya tidak menjadi mayat hidup saat SMP.

Irbah menjadi inspirasi saya untuk lebih banyak tersenyum, banyak bersabar, dan selalu berbuat baik kepada semua orang. Irbah juga yang menyadarkan saya untuk lebih banyak bersyukur, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Karena irbah juga saya lebih semangat belajar, lebih tekun, dan ulet. Irbah benar-benar menjadi support system saya saat itu di sekolah.


Komentar